Content Laman

Jumat, 24 Juni 2016

Peraturan Ponpes Budi Mulia Juga untuk Santri PIR 34


Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Lingkungan Pondok Pesantren biasanya mempunyai aturan yang sangat ketat. Banyak hal yang diatur sehingga bagi sebagian orang itu sangat mengekang. Budi Mulia meski tidak punya banyak peraturan seperti pondk yang lain, namun tentu ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh para snatrinya termasuk, santri PIR.
Selama mengikuti PIR peserta diwajibkan menaati peraturan Pondok Pesantren Budi Mulia antara lain :
1.       Tidak merokok dilingkungan pondok
2.       Memakai pakaian menutup aurat sesuai aturan
3.       Tidak keluar pondok kecuali dengan ijin pengurus atau panitia
4.       Tidak membawa benda tajam, obat terlarang, rokok, atau benda berbahaya lainnya
5.       Selama materi santri diharapkan dapat mengurangi interaksi dengan telepon genggam atau smartphone kecuali hal penting dan mendesak    
6.       Menjaga kebersihan Pondok termasuk Asrama dan Masjid
Tidak terlalu banyak kan? Insyallah, bila sahabat seklian berniat tulus untuk beribadah saat PIR nanti peraturan itu tidak akan memberatkan bahkan sangat ringan untuk dipatuhi.

Poster PIR 34


10 Hal yang Harus Kalian Siapkan Sebelum Mengikuti PIR 34

Assalamualikum, sahabat PIR sekalian,
Bagaimana kabar persiapan megikuti PIR 34? Apakah semuanya sudah siap? Tentu selain bekal mental dan fisik, bekal materiil untuk mendukung kelancaran I’tikaf teman-teman perlu dipersiapkan. Panitia telah menyusun beberapa daftar perlengkapan yang dapat dibawa peserta saat mengikuti I’tikaf di Masjid Abu Bakar Ash Shidiq Ponpes Budi Mulia. Mari simak daftar dan kegunaan perlengkapan pendukung tersebut. Bawa secukupnya dan tidak perluberlebihan.
1.       Pakaian ganti
Selama 10 hari, apalagi untuk beribadah tentu pakaian adalah hal yang pokok untuk dipersiapkan. Tidak perlu buru-buru, persiapkan dengan matang. Jangan smpai membewa pakaian yang tidak perlu. Selain, akan membebani perjalanan kalian, itu akan merepootkan. Tenang saja, panitia menyediakan tempat untuk mencuci pakaian dan menjemurnya.
2.       Alat mandi
Untuk yang satu ini, jangan sampai ketinggalan. Sikat gigi plus pastanya, sabun mandi, handuk dan sebagainya sesuai kebutuhan kalian. Terutama untuk peserta putri pasti banyak yang perlengkapan pendukung untuk menunjang penampilan mereka. Perlu diingat, setidaknya bawa cadangan. Hidup bersama orang banyak tidak menjamin kemanan barang pribadi Anda.
3.       Botol air minum
Ini termasuk hal pokok, selain akan mempermudah kalian untuk minum, membawa botol minum sendiri lebih menjamin kebersihan tempat minum kita. Kalian akan menemui ketidak pedulian sebagian teman kalian, tetang kebersihan alat makan yang telah disediakan panitia. Meski membersihkan gelas dan piring sehabis digunakan adalah budaya pondok, terkadang mereka belum bisa membiasakan diri.
4.       Kain alas tidur/ Selimut
Jika kamu berniat I’tikaf, tentu kami sarankan tidak tidur di kamar asrama. Tidurlah di Masjid, walau sedikit, bermunajat kepada Allah lebih utama apalagi di malam ganjil. Nah, agar khusyuk sekaligus menjaga kebersihan dan kesucian masjid, maka kami sarankan untuk membawa alas tidur atau selimut. Gunanya untuk mencegah sesuatu yang keluar dari tubuh tanpa disengaja saat kita tidur.
5.       Sandal/ Alas kaki lain
Mengunakan sandal akan memudahkan teman-teman untuk beraktifiktas. Tempat wudhu, kamar mandi, dan masjid di Budi Mulia terpisah satu sama lain. Jadi akan lebih mudah menggunakan sandal daripada sepatu. Tinggal pakai tanpa ribet.
6.       Al-Quran
Amunisi penting yang satu ini jangan lupa dibawa. Kami sarankan membawa akuran yang kecil atau sedang sesuai kebutuhan kalian, dan usahakan yang terjemahan. Satu proses penting dalam PIR adalah tadabur Alquran, tentu itu akan sangan membantu. Meskipun panitia telah menyediakan, namun jumlahnya sangat terbatas.
7.       Payung/ Jas hujan
Musim pancaroba yang tidak menentu ini tentu butuh persiapan ekstra. Payung dan jas hujan akan sangat membantu mobilitas kalian terutama dalam menuntaskan hajat pribadi. Sekali lagi tempat wudhu dan kamar mandi terpisah dengan masjid, jangan sampai kalian harus menahan buang air hanya karena hujan, atau ketinggalan sholat berjamaah karena antri pinjam payung.
8.       Obat-obatan pribadi
Jelas, bila kalian ada riwayat penyakit atau sedang dalam kondisi yang kurang fit kami sangat menyarankan untuk membawa obat-obatan pribadi. Selain itu bawa juga suplemen untuk menjaga stamina kalian saat berI’tikaf.
9.       Senter
Persiapan sebelum bapak-bapak PLN memadamkan listrik. Saat mati lampupun tilawah harus tetap jalan. Senter akan sangat berguna pada saat-saat itu. Kalian juga tidak perlu bergelap-gelap ria untuk pergi kekamar mandi
10.   Bukti pembayaran PIR
Ini untuk pertangung jawaban kepada bendahara. Muslim yang baik itu yang dipercaya bukan?
11.   Surat rekomendasi (khusus utusan lembaga)
Bagi kalian utusan lembaga, jangan lupa bawa surat rekomendasinya. Itu penting, kenapa? Laboratorium Dakwah akan mudah mendata organisasi kalian. Jika sikap alumninya baik, tentu kedepan akan jadi pitu kerjasama antar lembaga yang baik pula. 

Senin, 20 Juni 2016

Calon Peserta PIR 34

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahabat-sahabat PIR 34, kami dari panitia akan menyampaikan pengumuman daftar calon peserta sementara yang telah mendaftar melalui formulir online. Kami berharap kalian dapat mempersiapkan dengan sebaik-baiknya bekal, ilmu, fisik, mental, dan yang terpenting niat yang lurus untuk beri'tikaf. Bagi yang belum mendaftar sampai hari ini kami masih membuka kesempatan sampai tanggal 25 Juni, atau sehari sebelum PIR dimulai. Setelah melihat pengumuman ini, silakan kalian menyimpan nomor Koordinator Pemandu, saudara Ahmad Rijal - 082325398013 dan menghubunginya melalui Whatsapp setelah itu. Kami akan memberikan informasi melalui Broadcast Message dan dimasukkan dalam grup Calon Peserta PIR 34.

Semangat, sampai bertemu di Pondok Pesantren Budi Mulia. Berikut daftar calon peserta (Update 24 Juni 2016)





No
Namalengkap
Institusi
1
Indra Lesmana Sidik
Universitas Muhammadiyah Sukabumi
2
Muhammad Galih Wonoseto
Institut Teknologi Bandung
3
Khairul Aripin
Universitas Gadjah Mada
4
Erwin Stiabudi
Umum
5
Muhammad Budi Purwanto
Universitas Negeri Semarang
6
Muhammad Isnan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
7
Bobby Aryansyah
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
8
Ahmad Huzaifi
Universitas Darussalam
9
Izzuddin Alqossam
Universitas Negeri Semarang
10
Muhammad Bakri
Universitas Muhammadiyah Makassar
11
Fajrul Khaer
Universitas Muhammadiyah Makassar
12
Jaelani Rahmat
Umum
13
Rizki Yakaria Nofandi
Universitas Muhammadiyah Surakarta
14
Mars Dwika Aulia
Universitas Negeri Semarang
15
Arief Rochimul Hidayat
Umum
16
Rizal Taufik Kurniawan
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
17
Prasetyo Listiaji
Univefrsitas Negeri Semarang
18
Arifki
Universitas Andalas
19
Feri Felani
Universitas Ahmad Dahlan
20
Lirianto
Universita Muhammadiyah Bengkulu
21
Fadhly Kharisma Rahman
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
22
Andri Perdana
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
23
Dikki Miswanda
Universitas Gadjah Mada
24
Fachrizal Barus
Universitas Gadjah Mada
25
Hendrik Kurniawan Wibowo
Universitas Gadjah Mada
26
Ilmiawan
Universitas Muhammadiyah Makassar
27
Mohammad Aris Munandar
Universitas Jember
28
Sutarman
Universitas Jember
29
Alfarisi Hudan Hakiki
Universitas Brawijaya
30
Supeno
Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
31
Ilham Kamba
Pemuda Muhammadiyah Enrekang
32
Mahmudin
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
33
Muhammad Khusni
Universitas Gadjah Mada
34
Mohammad Imadudin
Umum
35
Alfarisi Hudan Hakiki
Universitas Brawijaya
36
Havidz Cahya Pratama
Universitas Muhammadiyah Purwokerto
37
M. Syahreza Pahlevi
Universitas Darussalam Gontor
38
Muhammad Nurul Huda
Institut Agama Islam Negeri Surakarta
39
Ahmad Zia Khakim
Institut Agama Islam Negeri Surakarta
40
Nurani Rodhiyatan Mardhiyah
Umum
41
Nurul Fitri
Universitas Muhammadiyah Sukabumi
42
Lathiifah Thawafani
Universitas Muhammadiyah Surakarta
43
Micka Sholehatul Mahfuddah
Universitas Jember
44
Khanif Muflikhatun
Universitas Jember
45
Tis'a Salma Muthi'ah
Universitas Gadjah Mada
46
Heny Wijaya
Universitas Gadjah Mada
47
Febriyani Nuril A.
Universitas Pendidikan Indonesia
48
Faridah Nuril Bayani
Universitas Gadjah Mada
49
Linda Yulandari Yamin
Universitas Brawijaya
50
Mutiara Dien Safitri
Nasiyatul Aisyiyah
51
Ninik Yusvitaroh
Universitas Brawijaya
52
Amanda Ramayta Primahayu
Universitas Brawijaya
53
Evi Nurul Hidayah
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
54
Khasan Tibi
IMM Malang
55
Muhammad Ulil Albab
Universitas Islam Indonesia
56
Rizki Awaluddin Siregar
IMM Malang
57
La Ode Hamrani
IMM Malang
58
Waludin
Universitas Gadjah Mada
59
Muhammad As Adur Rofiq
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
60
Aries Prasetio
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
61
Ibrahim Hasan Hisbullah
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
62
Agus Safangat
Universitas Negeri Semarang
63
Faizul Insan Nasrullah
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
64
Fahrudin
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
65
Agus Muhajir
Hizbul Wathan Sukabumi
66
Vera Dessy Fara Dina
STAIN Ponorogo
67
Nurjanah Anisah Hidayati
Universitas Gadjah Mada
68
Maurina Suryaning Pertiwi
Universitas Jember
69
Asrotul Hasanah
STIE Mandala Jember
70
Khairunnisa Syaladin
Universitas Gadjah Mada
71
Lusi Nur Rahmawati
Universitas Gadjah Mada
72
Sotya Ardana Reswari
Umum